Unsurya Jarkarta 17 Maret 2025 – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi dan Manajemen Informatika Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) kembali menghadirkan inovasi dalam kegiatan akademik dan keagamaan dengan menggelar acara bertajuk TakTech (Takjil and Technology) di Aula Hercules, Kampus A Unsurya. Acara ini mengusung konsep diskusi santai seputar teknologi yang dikemas dalam nuansa Ramadhan, mempertemukan mahasiswa dan dosen dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FIKD, Dr. Ir. Yohannes Dewanto, MTK., yang menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. “Teknologi bukan hanya tentang kemajuan digital, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakannya untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk dalam hal ibadah dan sosial,” ujarnya.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Sistem Informasi, Muryan Awaludin, S.Kom., M.Kom., dalam sambutannya menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat dan bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam menciptakan solusi berbasis digital yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga berperan sebagai narasumber utama dalam sesi diskusi, membahas tren teknologi terkini serta dampaknya terhadap dunia industri dan pendidikan.
Ketua Program Studi Manajemen Informatika, Tata Sumitra, S.Kom., M.Kom., turut menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme mahasiswa dalam mengikuti acara ini. Ia berharap kegiatan seperti TakTech dapat menjadi wadah untuk berbagi ilmu dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen di luar ruang kelas.
Kegiatan TakTech terdapat sharing dan diskusi yang di narasumberi oleh bapak Muryan Awaludin, S.Kom., M.Kom. Dalam sesi diskusi, para peserta aktif berdialog mengenai berbagai topik, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), hingga bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan pengalaman spiritual selama Ramadhan. Acara kemudian ditutup dengan sesi berbuka puasa bersama, di mana takjil yang telah disediakan menjadi simbol kebersamaan dan keberkahan di bulan suci ini.
Dengan adanya TakTech, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi, serta menjadikan teknologi sebagai alat untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat. Acara ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara akademisi dan mahasiswa dapat menghasilkan kegiatan yang bermanfaat, baik dalam aspek keilmuan maupun kebersamaan sosial.